Kamis, 20 Desember 2018

Inilah Beberapa Daerah Favorit di Kota Hujan yang Cocok Untuk Dijadikan Tempat Tinggal

Inilah Beberapa Daerah Favorit di Kota Hujan yang Cocok Untuk Dijadikan Tempat Tinggal

Mencari rumah yang harganya terjangkau di Jakarta kian sulit. Karena itu, semakin banyak pekerja Jakarta yang mencari rumah ke kawasan penyangga seperti Bekasi, Tangerang, dan Bogor. Dari sekian banyaknya kawasan penyangga ibu kota, Bogor sepertinya menjadi salah satu yang difavoritkan.

Ada berbagai faktor yang membuat Bogor menjadi salah satu kota favorit pencarian rumah. Salah satunya adalah kondisi lingkungannya yang lebih asri dibandingkan dengan kota penyangga lainnya. Bahkan sejak dahulu Bogor memiliki pesona tersendiri sebagai kawasan hunian yang begitu diminati karena alamnya yang indah dengan udara pegunungan yang sejuk.

Harga rumah di Bogor pun belum semahal seperti di Jakarta, didukung dengan tata kota serta drainase yang baik. Fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah, dan tempat hiburan pun mudah ditemukan. Selain itu, jarak antara Bogor dan Jakarta juga cukup dekat. Apalagi didukung dengan akses dan sarana transportasi yang cukup memadai seperti jalur commuter line, tol Jagorawi, dan yang terbaru tol Bocimi (Bogor – Ciawi – Sukabumi). Belum lagi, akan segera dibangun Light Rail Transit (LRT) yang nantinya semakin memudahkan akses pulang pergi Jakarta.  

Untuk Anda yang sekarang ini sedang mencari hunian idaman, inilah beberapa daerah favorit di kota hujan yang cocok untuk dijadikan tempat tinggal:

  1. Ciomas

Ciomas hanya berjarak kurang lebih 3 km dari titik nol Bogor (jantung kota). Hal ini memberikan kemudahan pada warga sekitar dalam beberapa aspek. Salah satunya kemudahan mengakses commuter line. Bepergian ke tempat hiburan atau wisata di Kota Bogor juga tak terlalu jauh. Letaknya yang strategis membuat kecamatan ini semakin dipadati hunian, sekolah, pertokoan, dan bangunan komersil lainnya dari tahun ke tahun.

Saat inipun, ada banyak pilihan komplek perumahan di kawasan Ciomas dengan harga yang beragam. Misalnya perumahan Nuansa Asri Laladon yang lokasinya cukup dekat dengan terminal Bubulak. Pengembang memasarkan rumah siap huni tipe 38/78 dengan harga Rp 400 juta-an. Opsi lainnya Anda bisa mempertimbangkan Villa Ciomas Indah, Bukit Asri Ciomas Indah, Ciomas Hill, dan Kanara Green Village.

  1. Dramaga

Kecamatan Dramaga terletak di bagian barat dari kota, atau kurang lebih 8 km dari pusat kota. Selain berjarak cukup dekat dari pusat kota, Dramaga menjadi pintu masuk ke sebelah barat Kabupaten Bogor. Terdapat pula beberapa kampus besar di kawasan ini seperti Institut Pertanian Bogor dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia.

Setelah mekar dari Ciomas, Dramage menunjukkan perkembangan yang signifikan. Kawasannya semakin padat. Hal ini bisa dilihat dari semakin banyaknya kompleks perumahan seperti Komplek IPB Alam Sinarsari, Dramaga Village, Bumi Kartika Dramaga Raya, Pakuan Regency, Graha Arradea, Perumahan Ziara Valley , Cluster Kencana, dan Dramaga Cantik Residence. Properti di kawasan Dramaga memang telah lama jadi buruan para investor. Banyaknya pendatang dari berbagai daerah khususnya mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di IPB membuat kebutuhan hunian sementara meningkat sehingga bisnis kos di kawasan itu sudah pasti menjanjikan.

  1. Baranangsiang

Barangangsiang merupakan keluarahan yang menjadi bagian dari Kecamatan Bogor Timur. Di kawasan inilah terdapat terminal bus utama Kota Bogor, yakni Terminal Bus Baranangsiang. Sudah pasti dari kawasan ini akan mudah menjangkau pusat-pusat keramaian di Kota Bogor. Harga properti di sana pun melejit dari tahun ke tahun.

Tapi karena lokasi strategisnya, properti di Baranangsiang masih banyak diminati. Ditambah banyak lokasi perumahan yang menawarkan atmosfir lingkungan yang masih asri dengan banyak pepohonan hijau. Mungkin agak sulit menemukan rumah dengan harga kurang dari Rp 500 juta di kawasan ini. Rumah-rumah dengan luas bangunan 100 meter persegi sudah dijual dengan harga di atas Rp 1 milyar.

  1. Cibinong

Cibinong ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Bogor sehingga segala kegiatan pemerintahan terpusat di Cibinong. Hal ini mendorong kecamatan ini semakin berkembang dari tahun ke tahun. Properti hunian di sana pun mulai diincar banyak orang. Dukungan infrastruktur yang baik dan harga yang terjangkau mendorong Cibinong jadi salah satu kawasan hunian favorit di Bogor. Bahkan tak sedikit dari mereka yang bekerja di Jakarta.

Jarak antara Cibinong dan Jakarta memang terbilang dekat serta didukung fasilitas umum yang memadai. Mulai dari pusat perbelanjaan, pusat pendidikan, pusat kesehatan, hingga sarana pendukung transportasi seperti stasiun, terminal, dan akses tol. Karena itu, pertumbuhan Cibinong bisa dibilang cukup pesat dari tahun ke tahun. Salah satunya bisa dilihat dari semakin banyaknya pilihan perumahan di Cibinong. Kabar baiknya, masih ada rumah kelas menengah dengan kisaran harga jual Rp 400 juta seperti perumahan Villa Bogor Indah, Cluster Permata Sukahati, dan Perum Cibinong City.

  1. Tanah Sareal

Tanah Sareal bisa dikatakan sebagai salah satu kawasan paling ramai di Kota Bogor. Ada dua kampus besar di kawasan ini, yakni Universitas Ibnu Khaldun dan Universitas Nusa Bangsa. Karena itu, di sekitar kampus tersebut bisa dengan mudah ditemukan hunian sewa mulai dari kos hingga apartemen. Bangunan hotel juga menjamur untuk mengakomodasi kebutuhan para pelancong yang ada keperluan bisnis ataupun liburan di Kota Bogor.

Jadi tidak heran kalau Tanah Sareal menjadi salah satu daerah favorit para pencari rumah di Bogor. Selain itu, cukup banyak pilihan komplek perumahan yang ada di daerah ini. Kelasnya juga beragam. Mulai dari rumah standar hingga rumah mewah yang dijual seharga milyaran. Harga rumah dipengaruhi lokasinya karena kecamatan Tanah Sareal itu sendiri terdiri dari belasan kelurahan. Beberapa perumahan yang ada di kawasan Tanah Sareal antara lain Bukit Cimanggu, Bogor Raya Permai, Komplek Tanah Sareal, Griya Kedung Badak, dan Tamansari Persada.

  1. Cileungsi

Cileungsi juga menjadi kawasan yang banyak dicari pencari hunian. Alasan utamanya karena di kawasan ini ada beberapa pilihan rumah subsidi yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah. Harga rumah yang ditawarkan berkisar di harga Rp 200 juta-an atau bahkan kurang. Sebut saja perumahan Puri Situsari, Natureland Kiano, Klapa Indah, Graha Kencana, Primavera Residence, dan Graha Mustika. Perumahan-perumahan tersebut bisa jadi referensi untuk keluarga muda yang ingin melakukan pembelian rumah pertama lewat program subsidi dari pemerintah.

Cileungsi sendiri menjadi kecamatan di Kabupaten Bogor yang berkembang sebagai kawasan industri. Ada banyak ratusan industri yang beroperasi di sana. Setelah Bocimi dibuka, perkembangan industri di Kabupaten Bogor, khususnya Cileungsi, diprediksi akan semakin pesat. Jika hal itu terjadi, maka harga hunian di sana pun akan naik. Hal ini mendorong semakin banyak orang untuk investasi properti dengan membeli rumah di Cileungsi.

  1. Cisarua

Anda yang mencari rumah dijual di Bogor yang lingkungannya asri pasti mencari rumah sekitar kawasan Puncak. Salah satu daerah yang bisa Anda survei adalah Cisarua. Selain berudara sejuk, rumah-rumah di kawasan Cisarua cukup difavoritkan karena mudah menjangkau tempat-tempat wisata alam yang terkenal di Bogor, khususnya kawasan Puncak. Misalnya Taman Safari, Taman Wisata Matahari, Agro Wisata Gunung Mas, dan banyak lagi.

Namun karena berada di jalur wisata, Anda harus merogoh kocek sangat dalam jika ingin memiliki rumah di Cisarua. Rumah-rumah di sana sudah dibanderol dengan harga di atas Rp 500 juta. Semakin luas dan semakin dekat ke jalan utama, harganya semakin mahal. Banyak orang dari luar kota yang membeli rumah di Cisarua untuk difungsikan sebagai rumah liburan atau disewakan kembali sebagai villa.

Itulah beberapa daerah yang banyak diminati untuk tempat tinggal di Bogor. Semoga bermanfaat untuk Anda yang saat ini sedang mencari info rumah dijual di Bogor!

 

Sabtu, 17 November 2018

Alasan Mengapa Banyak Orang Jakarta Beli Rumah di Bogor

Untuk urusan bisnis, Jakarta memang memang selalu menjadi primadona. Karena sebagai ibu kota negara, Jakarta menjadi pusat aktivitas perekonomian. Namun untuk urusan tempat tinggal, sepertinya Jakarta bukanlah opsi yang tepat, bahkan bagi orang-orang yang bekerja Jakarta itu sendiri. Apalagi jika Anda first-time buyer, sebaiknya pikir-pikir dulu sebelum membeli rumah di Jakarta. Pasalnya, semakin sulit menemukan rumah yang harganya terjangkau.



Sudah jadi rahasia umum kalau Jakarta itu identik dengan kemacetan ekstrem, suhu udara yang sangat panas, persaingan individu yang super ketat, serta polusi udara dan air yang sudah parah.

Belum lagi rumah di sana sudah mencapai angka puluhan juta per meter. Sebut saja kawasan Cawang – Jakarta Timur, harga tanahnya saja sudah lebih dari Rp 30 juta per meter. Lebih fantastis lagi di kawasan elit seperti Pondok Indah, Menteng, atau Kebayoran Baru, harga tanah per meter bisa tembus hingga ratusan juta.

Harga tanah dan rumah yang mahal mendorong banyak warga Jakarta yang akhirnya memilih untuk tinggal di rusun atau apartemen. Tapi bagi yang lebih suka tinggal di rumah tapak, banyak orang Jakarta yang akhirnya mencari lokasi lain sebagai tempat tinggal, salah satunya yaitu Bogor. Bahkan kota hujan ini memang semakin diminati oleh kaum millennial yang ingin membeli rumah. Memang ada berbagai alasan mengapa banyak warga ibu kota yang beli rumah di Bogor. Diantaranya beberapa alasan berikut ini:

Kamis, 12 Juli 2018

Rumah Cluster Banyak Diburu Masyarakat Modern, Apa Saja Keuntungannya?


Anda mungkin sudah sering mendengar tentang rumah cluster, namun tidak tahu apa itu rumah cluster secara mendetail. Perumahan cluster kini menjadi salah satu jenis perumahan yang banyak dibangun oleh para developer di Indonesia. Anda bisa dengan mudah menemukan perumahan-perumahan yang dibangun dengan konsep cluster terutama di kawasan perkotaan.

Perumahan cluster pada dasarnya merupakan perumahan yang berisikan beberapa sub komplek dengan desain rumah yang sama. Selain itu, rumah cluster biasanya juga dicirikan dengan rumah tanpa pagar depan, bahkan tanpa pagar bagian samping. Ciri khas lain dari perumahan ini adalah menerapkan one gate system atau akses satu gerbang saja.

Saat ini perumahan cluster menjadi tren hunian masyarakat modern. Tapi sebetulnya selain perumahan cluster, terdapat dua tipe perumahan lain yang paling populer di Indonesia yaitu perumahan town house dan perumahan kuldesak. Nah banyak orang belum mengetahui perbedaan ketiga tipe tersebut, khususnya antara perumahan cluster dan perumahan town house.

Dari segi desain, antara rumah cluster dan rumah town house memang hampir sama. Baik rumah cluster maupun town house didesain sama dengan rumah-rumah disampingnya, tanpa pagar, dan biasanya terdapat di perkotaan. Namun perumahan town house umumnya hanya berisikan beberapa rumah saja dalam satu kawasan perumahan. Berbeda dengan perumahan cluster yang bisa berisikan ratusan rumah dalam satu komplek perumahan. Selain itu, perumahan cluster memiliki sub-sub komplek, seperti komplek A, komplek B, komplek C, dan lainnya.